Tips Memilih Tempat Tinggal (Info kost murah, strategis di Jakarta)


Feng (angin) shui (air) adalah mengenai aliran qi (energi) di alam / lingkungan. Berdasarkan filosofi Tiongkok, angin membawa qi dan air menampungnya. Oleh sebab itu, keseimbangan antara angin dan air di suatu lokasi akan menghasilkan qi yang seimbang dan baik, yang akan memberikan manfaat besar bagi penghuninya.

Energi yang positif dikenal sebagai “sheng qi”, sedangkan energi yang negatif disebut “sha qi.” Sha qi dapat ditimbulkan oleh sinar/cahaya yang menyilaukan, polusi suara, benda tajam, emosi negatif, jalur lurus yang panjang, dan lainnya.

Oleh sebab itu tidak dianjurkan untuk tinggal di rumah yang berada di tusuk sate, di ujung cul de sac. Lokasi dimana arus lalu lintas mengarah (baca: menusuk) kearah rumah. Rumah yang terletak di daerah yang bising (misal: di samping toll, dekat jalur kereta api) juga tidak baik. Karena polusi suara akan merusak keseimbangan aliran qi. Dan qi yang ada hanyalah sha qi. Bangunan yang lebih tinggi dan besar juga akan merusak keseimbangan qi bagi lokasi disekitarnya. Maka rumah yang berhadapan langsung dengan bangunan yang lebih besar dan tinggi juga tidak bagus. Hindari pula rumah yang berada dekat dengan lokasi yang dipenuhi oleh emosi dan bising (rumah ibadah, lokasi prostitusi, lapangan terbang, stasiun kereta api, sekolah). Benda-benda yang berujung runcing juga pertanda buruk bagi bangunan disekelilingnya.

Bangunan ideal, dari sudut pandang feng shui, diibaratkan berada dalam posisi menarik di taman yang bagus, diperumpamakan dalam kondisi nyaman di kursi yang kuat. Untuk mencari tempat tinggal dengan sheng qi, secara umum ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

1. Bangunan harus terletak sedikit lebih tinggi dari jalan.
2. Dibagian belakang bangunan harus “dilindungi” oleh pohon, bangunan lain, atau kontur tanah yang lebih tinggi.
3. Dibagian kiri bangunan sedikit lebih tinggi dari bagian kanan bangunan (dari dalam melihat ke luar).
4. Bagian depan bangunan terdapat area yang terbuka dan asri.
5. Air perlambang dari kemakmuran. Jika tidak ada air disekitar lokasi, maka menaruh water feature dapat membantu.
6. Pintu depan merupakan point dimana energi masuk ke dalam bangunan. Oleh karena itu, pintu depan harus kelihatan, menarik dan welcoming. Ukurannya harus sesuai dan seimbang dengan bangunan. Hindari pohon, tiang listrik dan objek lainnya berada tepat di depan pintu.
7. Harus ada daerah penghubung (lobi atau hall) antara pintu depan dengan ruang lainnya dalam rumah. Area ini berguna untuk “penyaring” qi yang masuk ke dalam rumah.
8. Pemandangan itu penting. Ruang keluarga dan dapur harus menghadap ke lokasi terbuka (mis: taman yang menarik).
9. Kamar mandi dan atau toilet tidak berada di dekat pintu masuk.
10. Bentuk bangunan harus normal dan simetris. Semakin tidak biasa bentuk suatu bangunan, maka akan semakin jelek sirkulasi qi nya. Ini amat tidak baik bagi penghuninya.

Jadi apabila feng shui suatu bangunan itu tepat dan baik, maka dipastikan sheng qi nya akan cukup untuk memberikan efek positif bagi semua penghuninya. Dengan demikian akan menunjang dan memberikan kebaikan bagi semua aspek kehidupan para penghuninya.

Sumber : http://www.kabarindonesia.com/

Pusat Info Kost di Bandung

Iklan

Tentang kostmahasiswa

info tempat-tempat dan rumah-rumah kost mahasiswa di bandung, jakarta, surabaya, bogor, yogyakarta dan kota besar lainnya
Pos ini dipublikasikan di Rumah Kost. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s